Focus Group Discussion terkait Kajian Pelayanan dan Pengawasan Ekspor Impor Komoditi Emas

7/13/2020 4:14:44 PM

Jakarta – Rabu, 8 Juli 2020, Komite Pengawas Perpajakan mengadakan Focus Group Discussion (FGD) terkait Pelayanan dan Pengawasan Ekspor Impor Komoditi Emas melalui video conference Zoom. Acara ini dihadiri narasumber antara lain: Yunirwansyah (Direktur Peraturan Perpajakan II Direktorat Jenderal Pajak, DJP), Yuli Kristiyono (Direktur Penegakan Hukum DJP), Bahaduri Wijayanta (Direktur Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea and Cukai, DJBC), Fajar Doni Direktur Teknis Kepabeanan DJBC, Perwakilan Badan Kebijakan Fiskal, Kasubdit Impor DJBC, Kantor Pelayanan Pajak Madya Surabaya, Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe C Soekarno-Hatta, serta Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean Juanda.

Latar belakang pelaksanaan FGD ini adalah sebagai bahan penyusunan kajian pelayanan dan pengawasan ekspor impor komoditi emas untuk dasar penyampaian rekomendasi kepada Menteri Keuangan. Tujuan pelaksanaan FGD ini adalah sebagai penyampaian pengkajian yang dilakukan Komite Pengawas Perpajakan, sebagai kegiatan pengumpulan keterangan dan informasi dari para narasumber dan undangan, sebagai pengayaan pengkajian, serta konfirmasi atas hasil sementara pengumpulan keterangan, data, dan/atau informasi dalam penyusunan pengkajian.

Pada FGD ini dipaparkan data dan informasi antara lain mengenai perdagangan komoditi logam mulia tahun 2019 yang menduduki 10 besar perdagangan tertinggi nasional baik impor maupun ekspor dan terjadi surplus sebesar US$ 4,7 Miliar, adanya trade gap ekspor komoditi emas batangan dan perhiasan Indonesia, serta adanya indikasi penyalahgunaan fasilitas SKB PPh Pasal 22 Impor untuk melakukan ekspor emas batangan. Dalam kesempatan FGD tersebut dilakukan pembahasan terkait regulasi, proses bisnis, dan pengawasan.

         Ketua Komite Pengawas Perpajakan menyampaikan kesimpulan bahwa hasil pelaksanaan FGD dapat menjadi bahan masukan penyampaian rekomendasi kepada Menteri Keuangan untuk Pengawasan Ekspor Impor Komoditi Emas, khususnya terkait regulasi, proses bisnis, dan pengawasan terhadap perdagangan komoditi logam mulia (VMI).

Eselon I Kementerian Keuangan